by

Santri Gen Z di Pesantren Prisma Quranuna Kembangkan Jurnalisme Profetik di Era Digital

-News-17 views

Santri Generasi Z di Pesantern Prisma Quranuna, Kudus, mulai praktik jurnalisme Profetik untuk membangun budaya literasi dan penyampaian informasi yang bertanggung jawab di masa digital. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (10/3) di Aula Pesantern Prisma Quranuna melalui pelatihan penulisan, literasi media, dan pembuatan konten digital, dengan tujuan memberi bekal kepada santri agar dapat menghasilkan informasi yang tepat serta mengandung nilai-nilai kemanusiaan dan spiritual. Program ini melibatkan para santri sebagai pelaku utama dalam proses produksi berita, artikel, hingga konten dakwah digital sebagai respons terhadap maraknya penyebaran informasi dan hoaks dimedia sosial.

Perkembangan teknologi digital membuat para santri semakin familiar dengan berbagai platfrom media sosial. Di pesantren prisma Quranuna, situasi ini dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan jurnalistik santri melalui pendekatan jurnalisme yang mengedepankan nilai-nilai profetik.  Dalam pelatihan tersebut, santri dilatih untuk menulis berita, memverivikasi fakta, dan menyampaikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain melatih kemampuan menulis, pelatihan ini juga mendorong santri memanfaatkan platform digital sebagai alat dakwah yang kreatif, seperti artikel, opini tentang Islam, hingga vidio pendek. Pengasuh pesantren Prisma Quranuna menilai penguatan literasi media penting agar santri mampu menyampaikan informasi secara jujur, kritis, dan tidak ikut menyebarkan hoaks diruang digital.

Konsep jurnalisme profetik sendiri berakar dari ide-ide ilmu profetik yang menekankan tiga aspek penting, yaitu humanisasi, liberasi, dan transendensi. Dalam dunia jurnalistik, nilai-nilai ini mendorong para jurnalis untuk tidak sekedar menyampaikan fakta tetapi juga menghadirkan berita yang berdampak positif bagi masyarakat. Dengan penerapan konsep ini, Pesntren Prisma Quranuna berusaha untuk mempersiapkan santri Generasi Z agar tidak hanya memahami tenologi dan media digital, tetapi juga mampu menghadirkan jurnalisme yang etis, bernilai dakwah, dan sesuai dengan kemajuan zaman.

Baca Juga  Wujudkan Kepedulian Sesama, Pesantren Prisma Quranuna Gelar Aksi Berbagi Takjil dan Buka Bersama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed