Dalam menyemarakkan bulan Ramadhan prisma Qur’anuna mengadakan program intensif santri dan mahasiswa siap guna, salah satunya dengan pelatihan jurnalistik pada Sabtu hingga Ahad (9-10/4). Menurut Pengasuh Prisma Quranuna, KH Nur Said, pelatihan jurnalistik itu bermaksud untuk menjadikan santri tidak mudah termakan berita bohong (hoaks).
“Kegiatan ini juga agar mahasantri dapat menjadi penulis yang bijaksana dalam menyampaikan informasi, dan tidak terpengaruh berita hoaks yang banyak beredar,” ungkapnya.
Ia juga mengungkapkan, acara yang diselenggarakan dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan itu sebagai upaya membekali santri agar siap guna.
“Itulah kenapa saya mengadakan kegiatan ini agar mahasantri dapat menerapkan ilmu jurnalistik dalam kehidupan,” tuturnya.
Dosen IAIN Kudus itu berharap, kegiatan tersebut mampu menghasilkan produk yang dibuat langsung oleh mahasantri.
Kegiatan yang diselenggarakan di aula Prisma Quranuna menghadirkan narasumber dari media NU Online, yakni Afina Izzati. Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan mahasantri.
Kontributor NU Online, Afina Izzati, menerangkan belajar jurnalistik menjadi penting untuk menangkal hoaks dengan cara menerapkan nilai-nilai yang berkaca dari sifat Rosulullah SAW.
“Untuk menjadi seorang jurnalis kita harus menerapkan empat sifat Rasullah. Diantaranya shidiq yang berarti seorang penulis harus menyampaikan informasi yang benar, amanah yang berarti memilih sumber informasi atau narasumber yang dapat dipercaya, tabligh yang artinya menyampaikan informasi dengan baik, fathonan yang artinya menyampaikan infomasi dengan bijaksana dan cerdas,” terangnya.
Salah satu kontributor perempuan itu mengungkapkan, menulis tidaklah sulit, jika seseorang mau memulai dan mencoba untuk belajar.
“Tidak orang yang dikatakan berbakat menulis. Orang bisa dikatakan berbakat karena orang itu mau belajar, tidak takut salah, dan siap gagal,” tuturnya.
Dalam pelatihan yang berjalan dua jam di setiap sesinya menjelaskan tentang bagaimana cara menulis yang berita baik dan benar, dalam bentuk Hard News maupun Feature.







Comment